Ngobrol.me: Ngobrol Aja Dulu, Ketagihan Tanggung Sendiri


Pertumbuhan internet di Indonesia sudah cukup tinggi. Tercatat ada 71 juta pengguna internet di Indonesia. Selain itu kelas menengah tumbuh pesat di Indonesia. Pertumbuhan kelas menengah juga cukup tinggi, sehingga kebutuhan sekunder antara lain seperti Hobby Olahraga, Hobby Traveling, Penampilan sampai makanan yang dimakan.

1422204118586908965

Ngobrol.me sendiri adalah portal hub dari portal yang sudah dibuat antara lain http://www.ngobrolbasket.com , http://www.ngobroltravel.com , http://www.ngobrolmakan.com , http://www.ngobrolcantik.com . 4 portal ini sangat berhubungan dengan pengguna internet maupun kelas menengah Indonesia. Dimana hobby Olah Raga, Hobby Traveling, makan dan kecantikan menjadi kebutuhan utama untuk menunjukkan status mereka ke masyarakat.

Dalam ngobrol.me sendiri kami mengedepankan User Generate Content, baik untuk 4 portal yang dinaunginya, kita mencari konten langsung ke pelaku dimana mereka menceritakan apa yang menjadi hobby dan passionnya.

Ngobrolbasket.com berisi tentang liputan event basket, sosok basket, basket shop, basket equipment, dan komunitas basket. Disini kita mengulas basket dari level terendah sampai level tertinggi. Dan kedepan kita akan membuat marketplace di ngobrolbasket.com untuk produk-produk yang berhubungan dengan basket. Misal: sepatu basket, Jersey Basket, dll

Ngobroltravel.com berisi tentang Travel news, Travel Story, Sosok Travel, Travel Tips, List Agent Travel. Disini kedepannya  kita juga akan mengembangkan list travel agent yang paling lengkap di Indonesia

1421895138378879372

Ngobrolmakan.com adalah portal yang akan mengulas tentang kuliner di Indonesia dan dunia. Menu disini ada sosok makan, dan kedepan akan membuat list tempat makan terlengkap di Indonesia

Ngobrolcantik.com konsepnya sedikit berbeda, karena disini kita akan membuat daily deals untuk produk-produk kecantikan. Sehingga para pengguna internet akan mudah mencari produk-produk kecantikan dengan harga yang lebih murah.

Harapan kami dengan adanya ngobrol.me dengan sub portal ini, akan menjadi tempat dimana para kelas menengah yang punya hobby dalam bermain basket, Traveling, Makan dan selalu menjaga penampilan akan mendapatkan informasi dan kebutuhan yang lengkap di portal ini

Marketing Politik: Social Media Peluang atau kelemahan?


Beberapa bulan ini saya banyak fokus untuk melihat perkembangan politik di Indonesia, sejak membuat media politik RI1.tv dan topcaleg.com memang telah membuat saya lebih banyak berkecimpung di politik. banyak membaca buku maupun blog tentang marketing politik membuat saya lebih paham dan dapat menggabungkan antara marketing untuk produk komersial dengan marketing untuk politik.

Agung Setiawan di Pembekalan hanura

Sudah 5 Session Sharing yang saya lakukan dari beberapa Caleg DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kab/kota untuk beberapa Partai. ini membuat saya untuk lebih belajar dan mendalami ilmu marketing politik. dan banyak insight dari para Audience yang akhirnya membantu saya untuk lebih menyempurnakan ilmu marketing politik saya.

Pertanyaan yang selalu ada dalam setiap sesi sharing saya yang bertema “Personal Branding dan Social Media” adalah

“Kan Wilayah saya tidak ada yang menggunakan Social Media, mereka hanya petani dan pekerja kasar, bagaimana saya bisa menjangkau mereka menggunakan Social media? apakah dana nya ngga sia-sia dialokasikan di media ini?

Saya selalu menjawab dengan jawaban yang sama dalam setiap session…

1. Social media sebagai media penyampai pesan kepada pemilih

Pengguna Internet di Indonesia tahun 2013 sebanyak 82 juta pengguna dan diprediksi 2014 nanti akan mencapai 107 juta (sumber APPJI) jelas ini angka yang besar jika dihitung dari 187 juta calon pemilih di pilpres 2014 jelas Netizen indonesia mewakili sekitar 50% pemilih di 2004. jadi apakah ini menurut anda peluang atau kelemahan? kalo menurut saya ini adalah peluang karena model marketing politik akan berubah, dulu di tahun 2009 masih konvensional dan kampanye di dominasi oleh media luar ruang (billboard, baliho, poster dll) tahun 2014 ini banyak tambahan media komunikasi yang dapat digunakan, karena sifat social media yang free akses maka para caleg harus memanfaatkan media ini untuk berkomunikasi dengan pemilihnya. apabila di wilayah/dapil belum terlalu banyak menggunakan Social media, minimal kita lebih dulu menggunakan dan lebih tahu di banding dengan pemilih kita.

2. Social media Sebagai media monitoring tentang diri kita

Social media selain digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan kita, juga bisa digunakan untuk memonitoring percakapan tentang diri kita, kita tidak tahu apa yang disampaikan oleh pemilih tentang kita di social media, apakah itu percakapan Positif atau negatif. yang paling berbahaya apabila kita tidak memiliki channel di social media dan ternyata kita diisyukan negatif oleh pemilih kita.

3. Social Media sebagai konten berkampanye

Apabila Social media yang belum menyebar di daerah pemilihan kita, maka kita harus gunakan ini untuk menjadi tema berkampanye para caleg. misalnya: dengan memilih para Caleg ini maka daerah anda akan free akses internet dll. jadi manfaatkan peluang pertumbuhan internet ini sebagai media untuk berkampanye ke pemilih. kita ambil contoh kota Banyuwangi yang notabene ada di pelosok jawa bagian timur, ternyata banyak penduduk yang bergembira dengan adanya program ini. hal ini berarti menunjukkan bahwa konstituen kita terbuka untuk hal seperti ini.

Nah dari 3 Jawaban diatas bisa kita simpulkan bahwa apapun kondisi di dapil dan pemilihnya, bahwa social media dan internet itu selalu penting dan ini adalah alat yang dapat membantu caleg untuk meng-komunikasikan, memonitoring dan mebuat program yang bertujuan untuk pemenangan Caleg.

Jadi Social media itu adalah tantangan atau kelemahan? itu tergantung pilihan anda

@AgungpumA

5 Strategi Memenangkan kampanye politik


Ada banyak strategi untuk memenangkan kampanye dalam pemilu atau pemilihan legislatif, tetapi saya akan berikan 5 strategi yang menurut saya yang tidak boleh diabaikan, ini menyangkut personal dan bagaimana anda melakukan hal-hal yang akan disukai oleh pemilih.

Pemilih di era sekarang sudah cerdas, informasi tentang calon yang akan dipilih banyak tersebar di media baik media konvensional ataupun media online. setiap gerak-gerik calon akan mudah dikontrol dan dilihat dengan cepat, hal ini akan membuat para calon legislatif atau calon pemimpin negara dan pemerintahan harus lebih cerdas dalam berkampanye.

Agung Setiawan

5 hal yang perlu dimasukkan dalam strategi kampanye itu adalah sbb:

1. Jadilah Otentik

Seorang calon pemimpin harus memiliki karakter yang kuat, pemilih tidak suka dengan pemimpin yang hanya berisi omong kosong dan hanya melakukan pencitraan. jadi seorang caleg atau pemimpin harus terbuka, tidak menutupi hal-hal yang berhubungan dengan diri anda, apapun itu. seperti contoh di media ada beberapa Caleg yang tidak mau biografinya ditampilkan. hal ini menurut saya adalah sebuah blunder yang membuat pemilih anda berpaling kepada calon yang lebih asli, bersih dan tanpa pencitraan.

2. Jangan Menjadi Superman

Banyak para Caleg yang merasa dirinya hebat, banyak yang berfikir bahwa dia akan menang dengan kekuatan yang dimilikinya, hal ini menurut saya harus dikesampingkan apabila ingin benar-benar menang dalam pemilihan. Anda harus sudah mulai menyusum team baik dalam berkampanye ataupun hal-hal yang berhubungan dengan pemenangan pemilihan anda. delegasikan tugas-tugas kepada yang berkompeten di bidang masih, susun team yang mengerjakan hal-hal yang menurut anda penting dalam pemenangan ini.

3. Character dan Positioning yang kuat

Anda harus sudah merencanakan, anda ingin dipandang pemilih sebagai apa? seorang pebisnis yang peduli dengan rakyat, seorang pemimpin yang peduli dengan rakyat kecil, pemimpin yang peduli dengan pendidikan atau menjadi apa? membangun positioning dan karakter yang kuat akan dapat mengambil hati pemilih, hal ini yang digunakan Bapak Jokowi dalam mengambil hati pemilih saat pilkada jakarta. beliau selalu dipandang sebagai pemimpin yang peduli kaum bawah dan bekerja untuk rakyat. dan efek karakter itu juga menjadikan beliau menjadi kandidat presiden terkuat di 2014.

4. Menjadi yang terdepan mempertahankan Ideologi

Dalam mempertahankan Ideologi harus siap menerima kritik dari yang tak sejalan dengan ide-ide anda, tetapi anda harus tunjukkan ke pemilih bahwa “inilah saya yang akan berjuang buat rakyat”. pemilih tidak suka pemimpin yang plin-plan jadi apabila anda sudah berkampanye dengan memperjuangkan sesuatu yang baik anda harus bertahan dengan ide-ide yang anda sudah buat diawal. jadi menurut saya sebelum berkampanye anda harus siapkan ide-ide yang disukai oleh pemilih sebelum di eksekusi dengan kampanye.

5. Pesan kampanye yang kuat

Setelah karakter anda terbentuk, anda terlihat otentik,anda memiliki sikap yang kuat, hal terakhir yang harus difokuskan adalah pesan apa yang kuat agar selalu diingat oleh pemilih anda, ini bisa dilakukan antara calon pemimpin dengan konsultan kampanyenya, lakukan diskusi bersama untuk memnetukan hal ini. jadi dengan konten yang kuat anda akan lebih mudah mengaplikasikan dalam eksekusi dilapangan, sehingga strategi anda tidak sporadis dan menghambur hamburkan uang yang tidak penting.

5 Strategi diatas hanya dasar, untuk lebih detail dalam melakukan pemenangan banyak hal-hal turunan dari 5 dasar diatas. silahkan untuk memberikan masukan dan berdiskusi. semoga bermanfaat

salam

@AgungpumA

Kampanye Politik: TANGKAP, JAGA, KEMBANGKAN


Beberapa bulan terakhir saya memang aktif di dunia politik, saya banyak sharing kepada beberapa teman caleg DPR RI untuk 2014, baik sharing disebuah seminar yang diselenggarakan oleh partai ataupun diskusi kecil melalui BBM dengan beberapa teman caleg. dari beberapa obrolan dan beberapa pertanyaan mereka kepada saya, banyak yang belum mulai berkampanye atau bertanya “kapan sebaiknya saya mulai berkampanye?” jawaban yang saya berikan kepada mereka hanya 1kalimat “SEKARANG”

Kampanye Politik

Tidak ada kata terlalu dini untuk memulai kampanye anda, meskipun hari pemilihan itu akan diselenggarakan tahun depan, hal yang kita lakukan di awal adalah bagaimana pemilih mengenal anda, tidak semua caleg adalah seorang yang populer, mungkin apabila anda dalah Afgan, Agnes Monica atau Ariel Noah mereka dengan mudah dikenal oleh pemilihnya. tetapi kalo kita caleg yang tidak dikenal oleh para pemilih maka kita harus lakukan strategi sejak jauh-jauh hari karena untuk menjadi yang dipilih, tingkat elektabilitas kita harus tinggi.

Ada 3 hal yang harus dilakukan untuk strategi kampanye yang akan dilakukan secara berurutan TANGKAP, JAGA dan KEMBANGKAN dan itu butuh waktu yang tidak sebentar

1. TANGKAP

Arti tangkap ini sebenarnya bagaimana kita mempopulerkan diri kita kepada pemilih mereka, bikin mereka untuk tahu dan tertarik kepada anda, berikan hal-hal positif dan beberapa pemikiran anda. Dalam kampanye TANGKAP ini anda harus lakukan kampanye yang dapat menjangkau seluruh pemilih anda. Pilih media yang tepat dan bersifat luas jangkauannya. apabila anda menjangkau pemilih nasional pilih media yang dapat menjangkau nasional dan apabila anda ingin menjangkau pemilih daerah pilih media yang bersifat lokal. media yang digunakan bisa menggunakan Media TV, Media Radio, Media cetak. jadi tujuan untuk kampanye TANGKAP adalah membuat anda populer dan dikenal pemilih anda secara keseluruhan.

2. JAGA

Langkah kampanye kedua adalah kampanye JAGA, kampanye jaga ini adalah lanjutan kampanye TANGKAP, dimana pemilih yang sudah mengenal anda akan kita jaga hubungan antara anda sebagai caleg dan pemilih. kampanye JAGA ini akan sukses apabila kampanye JAGA anda berhasil dan dapat menangkap pemilih anda untuk dikelompokkan menjadi pemilih yang tertarik untuk memilih anda. Strategi JAGA ini bisa dilakukan dengan cara komunikasi dengan pemilih secara konsisten, diberikan ruang yang sama untuk berdiskusi dan berkreasi dengan anda. dalam strategi JAGA ini pemilih bukan objek tetapi subjek. media yang dapat digunakan untuk kam[panye jaga adalah media yang dapat berkomunikasi langsung dengan pemilih anda. media yang dapat dipilih adalah media social dan kampanye langsung (bazar, talkshow, dan blusukan)

3. KEMBANGKAN

Ini adalah kampanye terakhir dalam kampanye ini poin utama adalah bagaimana kita berkampanye kepada pemilih yang sudah tertarik dengan anda dan pemilih yang sudah kita jaga hubungannya dengan kita. dalam setrategi kampanye KEMBANGKAN ini kita ingin pemilih menceritakan hal-hal positif tentang anda kepada teman-teman mereka, dikampanye ini kita menggunakan pemilih untuk merekomendasikan dan menjadi corong anda untuk berkampanye. hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan social media dan WoMM (Word of Mouth Marketing) strategi.

Sebagai catatan strategi TANGKAP, JAGA, KEMBANGKAN harus dilakukan secara berurutan, dilakukan secara terintegrasi dan 3 hal ini harus dilakukan semuanya.

Saya sangat terbuka untuk masukan dan diskusi untuk strategi bagaimana berkampanye politik

Salam

@AgungpumA

Pemilih muda di Pilpres 2014


Hari ini saya mendapatkan pengalaman ke-2 untuk berbagi ke para orang-orang hebat Indonesia, 2 minggu lalu saya sharing di Caleg DPR RI dari partai Hanura. hari ini saya sharing ke para caleg DPR RI Partai Bulan Bintang. dan hari ini saya berbagi tentang “Pemilih Muda di Pilpres 2014″

Agung Setiawan

kalau kita tengok kebelakang anak muda adalah bagian dari kemajuan indonesia. diawali tahun 1928 dengan adanya Sumpah Pemuda jelas disana bahwa anak muda punya inisiatif untuk bersatu menjadikan kemerdekaan Indonesia. kedua, Sukarno dan beberapa teman memprakarsai hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan adanya reformasi 1998 yang dimana mahasiswa turun ke jalan meminta untuk pemerintahan pada saat itu untuk mundur.

Untuk Jumlah pemilih muda dari pemilu 2004 – 2014 mengalamai kenaikan yang signifikan. Tahun 2004 dari 147 juta pemilih terdapat 27 juta pemilih muda. Tahun 2009 dari 171 juta pemilih terdapat 36 juta pemilih muda. tahun 2014 diprediksi ada 187 juta dengan 69 juta pemilih muda dan itu mewakili 37% pemilih secara keseluruhan.

kalo kita lihat siapa aja sih pemilih muda ini, pemilih muda adalah sbb:

1. Pemilih pemula, yakni pemilih yang baru memasuki usia pemilih (17 tahun) atau baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.

2. Pemilih yang berusia muda dan telah menggunakan hak pilihnya 1-2 kali Pemilu.

3. Pemilih muda: pelajar, mahasiswa, pemuda dan aktifis organisasi kepemudaan.

Behavior pemilih muda juga berbeda dengan generasi sebelumnya, mereka adalah generasi yang Kritis, Idealis, Independent, Anti Status quo, Pro Perubahan, Lebih rasional. Anak muda juga adalah generasi C, Generasi yang Creative, Convergence Era, Connected dan Community mereka selalu berpikir berbeda, membuat sesuatu yang berbeda dan berbeda adalah aturan mereka.
Anak muda juga suka berkomunitas, mereka selalu berkumpul dengan teman-teman yang memiliki hobby yang sama, Generasi yang terpengaruh oleh semua perubahan drastis dalam media dan teknologi. Semuanya mobile dan terkoneksi tanpa kabel. Kepekaan tinggi terhadap isu kewirausahaan. Berorientasi pada hasil. Hal instan adalah mungkin. Punya gambaran jelas tentang tujuan hidup mereka sejak awal. Kreatif dan inovatif. Kelompok mereka adalah pahlawan mereka. Familiar dengan semua hal yang interaktif. Berpartisipasi aktif di media, tidak hanya menerima konten tapi juga membuat konten. Terinspirasi untuk menghasilkan lebih banyak uang tanpa harus bekerja full time.
Nah, Pertanyaannya apakah anda ingin mencoba untuk menarik mereka untuk menjadi konstituen anda?
Salam
@AgungpumA

Manfaat Social media untuk kampanye politik


Kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya, berbicara di depan 560 Para senior politik adalah bukan hal yang mudah, tetapi saya yakin hal baik akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Agung Setiawan

Judul tulisan diatas memang saya tujukan kepada seluruh para caleg di seluruh Indonesia, bahwa Social media, TV, Radio, Koran adalah suatu alat, hal yang paling penting untuk memenangkan suatu kampanye adalah jelas sebuah karakter. kita lihat beberapa bulan terakhir ini pemilihan-pemilihan di di Indonesia pemenangnya karena sebuah karakter yang kuat, mulai dari Pilkada jakarta, Pilkada Jawa tengah dan Pilwakot Bandung. semua pemenang disana kuat dalam membangun karakter mereka. meskipun hal itu semua didukung juga oleh team marketing yang mengintegrasi antara media online dan konvensional.

Dulu di pilpres 2009 memang digital marketing belum se populer sekarang, tetapi di tahun 2013 ini Social media di Indonesia tumbuh sangat pesat, ada 55 juta pengguna internet, ada 51 juta pengguna facebook, ada 29 juta pengguna twitter, ada 5 juta blogger, ada 1 milliar view di video youtube. nah kerumunan di online ini apakah sebuah peluang? jelas ini adalah peluang, banyak pemilih di Indonesia yang berkerumun disini. hanya bagaimana kita memanfaatkan orang-orang ini membantu anda untuk menjadi corong yang positif.

Ada 5 hal di digital Marketing yang bisa dimanfaatkan untuk para Caleg 2014 nanti antara lain sbb:

1. Social Media sebagai alat untuk menyampaikan pesan di media online

Social media jelas membuat kita tidak terbatas ruang dan waktu, kita bisa berkomunikasi dengan siapapun dibelahan dunia, dan karena social media bersifat horisontal conversation maka orang-orang yang ada di online akan membantu anda untuk menyampaikan pesan para caleg kepada pemilih

2.Media untuk membangun personal branding

Dengan adanya Social Media dan Blog kita dapat membangun diri kita sesuai dengan apa yang kita mau, dengan social media kita dapat memperkenalkan diri kita seperti kita yang sebenarnya. kita bisa menulis tentang visi dan misi kita, kita dapat menampilkan skill kita tanpa ada batasan-batasan.

3. Media untuk membangun Network dan Conversation

Dengan tidak ada batasan-batasan dalam internet, jelas kita dapat berinteraksi, berdiskusi dan membangun network dengan siapa aja yang dapat membantu kita untuk memenangkan kampanye kita.

4. Mempercepat Penyebaran informasi tentang anda

Dengan tidak adanya batasan-batasan dan sifat social media yang horisontal informasi tentang kita akan mudah tersebar di penjuru dunia, sehingga kita akan terbantu dengan penyebaran-penyebaran informasi yang positif tentang kita.

5. Social Media adalah Global Word of mouth

Sekali lagi dengan sifat social media yang tanpa batasan dan bersifat horisontal jelas sekali bahwa word of mount akan mudah terjadi di tools ini

Sebenarnya banyak manfaat yang kita dapat dari social media, dan social media menjadi elemen penting untuk kampanye tetapi hal ini harus digabungkan dengan beberapa kampanye konvensional karena mengingat pemerataan internet di Indonesia yang masih kurang. jadi kita harus dapat mengintegrasikan antara kampanye yang dilakukan di offline dan di online.

Tulisan ini hanya bersifat subyektif (karena memang ini blog… hehehehe ) jadi saya terbuka untuk masukan dan koreksi dari teman-teman semua.

Semoga bermanfaat

@AgungpumA

Political Campaign Revolution


Mungkin judul yang aku buat ini sangat luas dan bersifat kebarat-baratan, tapi memang saya sangat suka dengan judul tulisan ini. Karena saya berharap judul ini akan menjadi judul buku saya. (sedikit bermimpi boleh ya, hehehehehe)

Sejak membuat 1 media baru yang menyasar anak muda yang ingin berpolitik RI1.tv membuat saya harus banyak melihat, membaca dan belajar politik khususnya di Indonesia. Saya banyak belajar dari beberapa politikus besar di Indonesia mulai dari sekjen, Ketua pemenangan pemilu hingga ketua umu sebuah partai politik di Indonesia. dari beberapa percakapan yang saya lakukan.

Banyak peluang-peluang dalam hal berpolitik di dewasa ini. sejak berkembangannya internet di Indonesia, mulai banyak Social media yang menjadi tempat berkumpul rakyat indonesia. sejak Pilpres 2009 dan skr menuju Pilpres 2014. ada 1 tambahan media yang dapat dipergunakan oleh para kandidat presiden di pilpres 2014.

obama

Di Amerika sendiri, negara yang lebih maju baik secara social maupun technologi, Presiden Amerika terpilih juga menggunakan social media dalam melakukan kampanye politiknya. kita akan analisa 3 hal yang dilakukan beliau dalam membuat plan berkampanye. Ada 3 hal garis besar yang dilakukan dan mungkin para kandidat di Indonesia dalam mengambil insight dari sini.

3 Point Campaign Obama:

1. Online menjadi platform untuk menyetir konten

Jelas disini strategi yang dilakukan Obama sudah bukan konvensional, semua ide kampanye nya adalah turunan dari ide yang berasal dari ide online yang diturunkan ke media konvensional. kenapa paltform online menyetir konten kampanye Obama? karena menurut saya online yang bersifat horizontal conversation (percakapan 2 arah) menjadi alasan untuk membuat konten dimana kegiatan konvesionalnya akan bersifat horizontal juga,atau mungkin saja media konvensional menjadi amplify untuk konten di media onlinenya. seperti yang kita tahu media konvensioanl seperti OOH (baliho, bilboard, poster dll) , TVC masih bersifat vertical conversation (percakapan 1 arah).

2. Integrasi campaign Online dan Offline

Kalo di Point pertama itu adalah bagaimana saat penggodokan ide, yang mana ide berangkat dari mana dulu, kalo di point 2 ini lebih bagaimana kita dapat mengintegrasikan antara strategi Online dan Offline agar selaras dan memiliki 1 tujuan yang sama. dimana dengan integrated ini maka apa yang akan disampaikan dan conversation yang akan dibangun memiliki alur dan muara yang sama.

3. New and Out of the box Ide

Di era internet ini strategi kampanye yang kuno sudah tidak berlaku lagi. Strategi yang out of the box dan belum pernah dilakukan akan lebih berefek untuk membangun elektabilitas seorang calon Presiden. selain itu ide yang baru akan banyak menarik simpati para pemilih sehingga di harapkan pemilih menjadi corong untuk merekomendasikan kandidat ke teman-teman atau ke keluarga mereka.

3 hal diatas adalah grand idea yang dilakukan Obama saat berkampanye di Amerika, nah bagaimana hal diatas dapat berjalan baik. hal ini tidak terlepas dari Obama untuk membangun karakter belaiu yang kuat sehingga 3 hal diatas sangat menggambarkan karakter beliau. Obama memiliki 4 hal yang selalu di tonjolkan dalam melaksanakan ide-idenya ini 4 hal itu adalah: Kesederhanaan, Konsisten, Relevan dan Integrasi

Sedikit mengulas Pemilihan walikota Bandung hari ini. Bahwa Karakter dan strategi yang relevan dan terintegrasi serta membangun percakapan 2 arah antara kandidat dan Pemilih sangat efektif untuk memenangkan suara pemilih.

Berikut ini testimoni dari beberapa teman di twitter tentang Kandidat yang memiliki charater dan kapabilitas lebih dipilih oleh rakyat dibanding dari partai yang mengusungnya.

“Senang melihat tokoh2 muda dengan kapabilitas dan integritas tinggi menang pemilukada. Akhirnya publik memilih #TokohTerbaik bukan parpol” – @Fadjroel

“Fenomena Jokowi dan Ridwal Kamil memperlihatkan rakyat gak terlalu peduli partai dibelakang, kualitas dan kredbilitas calon lebih penting” – @Gmontadaro

“Ridwan Kamil menang yah jd Walkot Bandung..Waah, keren yah… Skarang orang makin cerdas, ga milih partainya tp liat kapabilitas orangnya :)” – @Adzaniah

Sedikit tentang ulasan bagaimana membangun Campaign yang baik di era baru ini, masih banyak kekurangan dan analisa saya yang bersifat subjective (karena ini memang Blog) akan sangat berterima kasih untuk teman-teman yang mau memberikan masukan dan koreksinya.

salam

@AgungpumA

Indonesia Mobil future


Indonesia mobile futureMelihat perkembangan Internet beberapa tahun terakhir ini di Indonesia, perkembangannya sangat signifikan. di tahun akhir tahun 2012 ini sudah mencapai 60 juta pengguna internet di Indonesia. tetapi yang sangat menarik adalah pengakses internet di Indonesia banyak melalui Mobile. Untuk tahun kedepan mobile internet akan mendominasi dalam kehidupan manusia di muka bumi. Nah Bisnis apa yang menarik untuk dilakukan di pasar konsumen yang sangat tumbuh pesat ini. dan apa yang bisa dilakukan brand dengan behavior konsumen yang menarik ini. coba kita lihat fakta tentang Mobile User di tahun 2011-2013 ini
1. Mobile Boom dan pertumbuhan pengguna smart phone di dunia dan Indonesia.
A.Smartphones mencapai 30% market share in 2011 483 Juta unit dikirimkan keseluruh dunia. (1.144M units Shipped in Q1 2012, 2.153M units Shipped in Q2 2012, 3.181M units Shipped in Q3 2012)(Source: IDC)
B. Pengguna Smartphone di dunia dalam persen Android 56%, Apple 23%, Blackberry 7%, Windows 2%, other 12%. (Source: Source: Mobile statistics)
C: Di Indonesia pada tahun 2012 diperkirakan terdapat265 Juta mobile subscribers (Source : Buddecomm)
D. Rata-rata kepemilikan mobile diperkirakan mencapai 107% pada tahun 2015 (Source : Frost & Sullivan)
E. 51% pengguna mobile di Indonesia senang mendapatkan online advertising selama berhubungan dengan minat dan kebutuhan mereka (Sumber : Nielsen)
F.Pasar mobile advertising diperkirakan akan tumbuh sampai dengan 125 Juta Dollar ditahun 2015 (Sumber : Frost & Sullivan)
G.Jumlah pengguna mobile internet di Indonesia diperkirakan akan mencapai 145.2 Juta ditahun 2015 (Sumber : Frost & Sullivan)
H.Saat ini 82% orang Indonesia terutama atau secara khusus mengakses internet menggunakan gedget mereka (Sumber : Inmobi)
I.Lebih dari 43% pengguna online di Indonesia menyatakan menggunakan gedget sebagai alat utama untuk online (Sumber : Nielsen)
J.Indonesia merupakan pengakses internet menggunakan HP no 1 di dunia dengan jumlah 661 per orang perbulan (Sumber : Mic Indonesia)
K.Alasan orang Indonesia beralih pada mobile internet adalah mudah digunakan (52%), Privasi (43%), Mudah diakses (26%), Murah (25%) dan merasa bosan (9%) (Sumber : Inmobi)
L.Orang Indonesia menghabiskan 5 jam perharinya untuk mengakses mobile media (Sumber : Inmobi)
M.Pengguna mobile web menghabiskan 20% waktu online mereka pada situs musik dan video (Sumber : Inmobi)
O. Lebih dari 55% pengguna gedget di Indonesia menyatakan bahwa gedget mereka adalah alasan utama dalam mengambil keputusan untuk membeli sesuatu (Sumber : Inmobi).
Nah cukup menarik kan data diatas, bagaimana brand menggunakan fakta ini untuk melakukan kegiatan dan menyasar target market ini? silahkan berdiskusi langsung jika ingin tahu lebih detail dengan pengguna mobile di Indonesia ini.

@AgungpumA

Brand dan Social media Campaign


Facebook on an IPhoneSetelah vakum menulis beberapa bulan terakhir ini, akhirnya punya waktu untuk menulis lagi. tulisan ini adalah pengalaman beberapa bulan terakhir saat banyak berdiskusi dengan pemegang Brand di berbagai kategori. menarik dan sangat insightfull. banyak sudut pandang yang berbeda di masing-masing Brand manager ini. tetapi yang paling mereka fokus adalah berfikir untuk amplify campaign tetapi kurang memperhatikan konten campaign itu sendiri. jadi pertanyaan yang sering diajukan antara lain: media onlinenya dimana? buzzer nya siapa aja, blogger nya siapa aja? Fb ads pasang ngga?

Dalam membuat campaign khususnya di Social Media ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain sbb:

1. Ide (Konten)

ini adalah elemen penting dalam membuat social media campaign. ide akan menghasilkan konten yang menarik. dengan konten menarik kita akan mendapatkan eksposure dan media yang gratis. media gratis untuk amplify konten itu adalah M-U-L-U-T. Bagaimana menghasilkan yang WOW, autentik dan benar-benar Fresh.??

The quality of a play is the quality of its ideas. George Bernard Shaw

Diatas adalah quote dari George Bernard Shaw, bahwa jika anda ingin mendapat perhatian dan membuat campaign yang baik dan diingat orang, maka anda harus memperhatikan kualitas ide anda.

… a good idea always attracts other good ideas. Patrick Ness

nah setelah mendapatkan ide yang menarik, maka untuk turuna ide campaignnya akan menghasilkan ide yang menarik juga. jadi kalo main idea anda sudah standar, turunan ide dan eksekusinya akan terlihat standar.

2. Amplify

Ide yang baik membutuhkan Amplify yang tepat, nah Amplify yang tepat harus kita pikirkan penyebaran Konten yang sudah kita buat, nah yang terjadi di Indonesia banyak melakukan amplify konten ini menggunakan Paid Media. sehingga budget banyak terbuang disini. hal ini sebenarnya sah-sah saja apabila budget yang ada cukup banyak.

Buzz Marketing (Amplification without Advocacy) Does Not Drive Business Results – Steve Knox (CEO Procter & Gamble Tremor/Vocalpoint)

Dari quote diatas jelas Amplifikasi tanpa advocacy itu sia-sia, bayangkan kita sudah spending iklan di media online, di social media tetapi hasilnya sia-sia. hal ini banyak terjadi dan banyak dikeluhkan oleh Brand Manager “campaign ku yang kemarin itu hasilnya apa ya, kok ramenya cuma pas campaign aja, setelah kuis berakhir kok banyak yang unfollow twitter brand ku”

Pertanyaannya adalah? bagaimana menciptakan Advocacy ini? (untuk tips yang ini langsung diskusi aja ya, sila mention di @AgungpumA untuk bikin janji)

3. Exsecution

Setelah kita mendapatkan ide dan bagaimana meng-Amplify ide/konten yang sudah ada, kita harus perhatikan eksekusinya, apakah bisa dieksekusi dengan baik, apakah harus di integrasi dengan kegiatan offline.

Nah Apakah campaign Brand anda di Social media sudah menggunakan metode di atas? apabila belum mari kita berdiskusi bagaimana menciptakan ide yang WOW, bagaimana membangun Advocacy.

Salam

@AgungpumA

Merek terbaik di Indonesia


Setelah mengamati beberapa bulan di Portal Pilihanindonesia.com, akhirnya saya dapat menyimpulkan bahwa di Indonesia Brand besar masih menjadi Pilihan. Hal ini mungkin dipicu dengan Naiknya GDP Indonesia yang sudah diatas $3000 per Kapita. sehingga produk-produk dengan harga yang mahal adalah produk pilihan masyarakat Indonesia. Seperti kita lihat Konsumen kelas menengah Indonesia sangat melek Technologi oleh sebab itu pemilih di portal Indonesia setengahnya kelas menengah dan setengahnya adalah anak muda yang juga sudah melek Internet.

Merek terbaik di Indonesia

Beberapa produk yang saya amati, produk ini selalu terpilih diposisi atas Untuk Kategori Gadget ada Produk-produk Apple yang tidak tergeser, untuk maskapai penerbangan Garuda Indonesia tidak pernah tersisih, dan yang paling mengejutkan adalah dikategori minuman dan Makanan Aqua dan Taro tidak pernah tergeser diposisi atas, meskipun di kategori minuman banyak brand-brand yang sudah kesohor seperti Tehbotol Sosro, Nu Green tea dll.

Selain produk-produk yang tidak tergeser ada juga produk-produk yang dinamis posisinya hal ini terjadi di kategori media dan kategori Provider. ternyata persaingan di lingkup pemilik brand di provider juga terjadi persaingan di antara pengguna pelayanan provider ini. beberapa hari saya lihat Indosat menang dikategori Telco provider GSM tetapi hari ini yang nangkring diposisi 1 adalah Simpati. begitu juga di kategori Internet, Telkom Speedy bertukar posisi dengan Telkomsel Flash.

Dilihat dari hasil diatas kita bisa simpulkan bahwa konsumen mencintai produk-produk dengan merek yang sudah kuat baik dikelas nasional ataupun kelas Global. sehingga beberapa merek dengan value added yang menang di pilihanindonesia.com

Beberapa langkah yang harus dilakukan Brand agar produknya di Cintai oleh konsumen Indonesia, antara lain adalah sbb:

1. Merek mencerminkan pemiliknya

Arti diatas menunjukkan bahwa merek yang kita miliki harus dapat mencerminkan siapa konsumen kita, hal ini dapat di tunjukkan oleh beberapa merek Apple dari mulai produk Ipod, Iphone dan Ipad. Apple memposisioningkan bahwa Pemilik gadget-gadget Apple adalah orang yang melek tecknologi dan keren.

2. Merek dengan Service yang Excellent

Hal Ini ditunjukkan oleh merek Garuda Indonesia, Kita bandingkan dengan maskapai penerbangan lain Garuda memiliki service lebih unggul, hal inilah yang membuat Garuda Indonesia selalu menjadi pilihan di Indonesia.  seperti kita lihat juga di Pilihan Indonesia beberapa merek yang tidak memiliki Service excellent juga tidak kuat dalam posisi no 1 di Rangking Pilihan Indonesia.

3. Merek memiliki Value Added

Ini bisa kita lihat di hasil poling Kategori Minuman, Aqua adalah minuman favorit di Indonesia, karena kita tahu Air putih adalah minuman sehat. sampai ada anjuran bahwa dalam 1 hari kita diwajibkan untuk minum sebanyak 2 liter. karena kepedulian kesehatan inilah Aqua selalu menjadi pilihan no 1 di Pilihan Indonesia untuk kategori Minuman.

Nah sudah siapkah anda untuk menjadi pemenang No 1 di Pilihan Indonesia. caranya gampang ajak fans loyal anda untuk vote brand anda di Pilihan Indonesia. atau jangan-jangan merek anda belum memiliki Fans Loyal… ? KIAMAT

Note: result di pilihan indonesia di vote oleh 1000 Unique visitor dan 83,6% adalah New Visitor.

%d blogger menyukai ini: